Pages

Rabu, 14 Oktober 2015

Produksi Wine Manula Inggris Diancam Hukum Cambuk

Publik Inggris digegerkan dengan akan dilakukannya hukuman 350 cambukan bagi Karl Andree, pira 74 tahun, warga negara Inggris yang ditangkap di Jeddah karena terbukti memproduksi wine.
Sebanyak lebih dari 75 ribu orang telah menandatangani petisi menyerukan pembebasan Karl.
Karl Andree sendiri, dikutip dari Daily Record, 14 Oktober 2015, sudah tinggal Timur Tengah selama 25 tahun, bekerja di industri minyak. Keluarganya juga mendesak pembebasannya atas dasar kemanusiaan disamping karena umurnya juga karena istrinya, Verity, tengah sekarat karena penyakit alzheimer dan sedang dalam perawatan di Inggris.
Daily Record dalam laporannya mengatakan ada laporan lain yang menunjukkan para pejabat Saudi tidak bermaksud mencambuk pria 74 tahun tersebut, karena usia dan kesehatannya, meski keluarga mempertanyakan keterlambatan pembebasannya. Anaknya, Simon Andree, merasa khawatir keterlambatan pembebasan  Karl akan berdampak pada penetapan waktu melaksanakan hukuman cambuk.
Selain petisi yang telah ditandatangani 75 ribu pendukung, dukungan juga dilaporkan telah datang dari Perdana Menteri David Cameron yang secara pribadi telah turut campur tangan dalam kasus yang sangat memprihatinkan tersebut. Sedangkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan Menteri Tobias Ellwood, duta besar, dan staf kedutaan senior lainnya telah menyatakan keprihatinan mendalam pada pemerintah Saudi atas kasus Karl Andree dan akan mengusahakan pembebasannya.

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com